Mengusung Tema “Dekonstruksi”, Festival Film Sewon Screening Kembali Digelar Secara Luring

YOGYAKARTA, PRESSISI – Festival Film Sewon Screening (SS) merupakan festival film yang rutin digelar tahunan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Film dan Televisi Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Pada gelaran ke-8 ini, SS kembali hadir secara luring setelah dua tahun sebelumnya dilaksanakan daring mengingat adanya pandemi. Dibuka secara resmi oleh Dr. Irwandi, S.Sn, M.Sn selaku dekan

Teater Senthir Sukses Menggelar Pementasan Teater Jakarta 1998

Teater Senthir telah sukses menggelar pementasan naskah drama Jakarta 1998 karya Agus Ley-Loor pada tanggal 25 September 2022 di Auditorium Teater Rendra Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Pementasan teater yang mengangkat isu kehidupan masyarakat pinggiran Kota Jakarta tahun 1998 ini berdurasi 60 menit dan berhasil menghipnotis ratusan penonton. Pementasan teater Jakarta 1998 merupakan pementasan perdana mahasiswa

Majalah Art Effect (AE) Edisi 10

Salam Redaksi! Menghadapi situasi pandemi COVID-19 dan tantangan pemanasan global yang urungjua selesai, kewaspadaan manusia terhadap alam hendaknya harus berkembang. Seni menjadisalah satu ruang dimana eksplorasi manusia terhadap keresahan tersebut dapat disalurkan dandiekspresikan dalam berbagai terapan medium yang terangkum dalam aliran seni ekologi.Dalam edisi kesepuluh ini, Majala h ART EFFECT hadir dengan tema besar “SeniEkologi”.

Kerajinan yang Harus Dilestarikan dari Desa Terpencil

BOGOR, PRESSISI _  Kerajinan tangan  pada suatu daerah menjadikan nilai jual kepada wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut. Kerajinan tangan ini terbuat dari bambu yang tentunya memiliki keunikan tersendiri, di Indonesia terdapat banyak kota besar yang memilih kerajinan tangan dari bambu. Banyak pengerajin bambu di kota-kota besar salah satunya daerah Kabupaten Bogor di kecamatan Pamijahan,

Ada Apa Saja di Pameran Neo Retro? Intip Acaranya di Sini!

Neo Retro adalah pameran desain produk yang mengusung tema produk gaya lama (classic) yang dipadukan dengan gaya baru (modern), tema ini dipakai untuk menjawab keinginan pasar yang terus berubah setiap waktunya. Diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Desain Produk (Titik Id) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, pameran ini berlangsung pada tanggal 14-20 Maret 2022 di Atrium Jogja

“Review Buku Kuratorial Hulu Hilir Ekosistem Seni”

  Judul Buku      : Kuratorial Hulu Hilir Ekosistem Seni Penulis             : Suwarno Wisetrotomo Penerbit           : Penerbit Nyala Tahun Terbit   : 2020 Cetakan           : Pertama Tebal Buku     : 116 halaman ISBN               : 978-623-92562-5-8 Buku ini merupakan karya dari Suwarno Wisetrotomo, seorang kurator seni yang lahir pada tahun 1962 di Kulon Progo. Menyelesaikan pendidikan seni rupa di

KAMU TIDAK SENDIRI, FILM DRAMA MENEGANGKAN DARI MNC PICTURES

(Crew & cast Kamu Tidak Sendiri di JAFF. Sumber: Instagram @kamutidaksendiri.movie) YOGYAKARTA, PRESSISI – Film Kamu Tidak Sendiri (KTS), drama menegangkan terbaru dari MNC Pictures tayang perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) pada 3 Desember 2021 lalu. Pada acara ini, crew dan cast pemain film KTS berkesempatan untuk menyapa penonton dan media yang hadir.

ANALA DAN RENJANA: Kembalinya Pameran Perdana Fakultas Seni Media Rekam

YOGYAKARTA, PRESSISI – KREMA (Kreasi Mahasiswa) atau yang sebelumnya dikenal dengan sebutan PERDA (Pameran Perdana) kembali dilaksanakan pada tanggal 24-26 November 2021 oleh mahasiswa Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta angkatan 2020. Dilaksanakan selama tiga hari dengan sistem daring dan luring, pameran kali ini terdapat lebih dari 100 karya mahasiswa program

Review Pameran “Spectrum of Conflict”

Pameran “Spectrum of Conflict: Tegangan Luar dan Dalam” yang berlangsung pada 1-6 November 2021 di Galeri Fajar Sidiq ISI Yogyakarta ini mengangkat tema “Konflik” dalam penyelenggaraannya. Berlatar belakang dan berkaca pada segala konflik dan permasalahan yang ada, sebanyak dua puluh lima perupa mempresentasikan segala keresahan dan kegundahan mereka dalam bentuk karya seni visual. Sudut pandang

Kim hwan-ki : Do the lines I draw go beyond the limit of the sky?

Nyaris tak dikenal sepanjang hidup dan mati tragis, kim hwan ki merupakan salah satu dari seniman yang memajukan seni abstrak di Korea. Gaya hidupnya yang peripatetik, membuatnya sering berpindah tempat tinggal. Mulai dari tanah airnya, lalu ke Jepang, ke Prancis dan akhirnya ke Amerika. Hal itu pula yang mencerminkan usahanya dalam mengembangkan dan mengekspresikan gaya