Buletin Kontemporer #16

Sudah seharusnya mahasiswa dan birokrat kampus berjalan berdampingan untuk saling melakukan kontrol terhadap satu sama lain. Dalam prosesnya, diperlukan adanya pengawasan, pemberian kritik, dan penilaian yang objektif terhadap mutu sistem birokrasi yang berjalan didalamnya. Kontribsusi setiap pihak dalam bentuk-bentuk tersebut, patutnya diperhatikan dan diberi ruang demi terciptanya perubahan yang lebih baik dan terus berkembang dalam relasi kehidupan birokrasi kampus.

Pada buletin edisi ke-16 ini, kami mengangkat tema “Rekapitulasi” untuk memberi gambaran dan informasi mengenai topik-topik penting yang terjadi sepanjang tahun 2019. Beberapa topik yang diangkat antara lain mengenai BIDIKMISI, Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), proses pemilihan Rektor Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan beberapa tajuk lain yang kami maksudkan untuk memicu pertumbuhan iklim kampus yang progresif dan tidak menyimpang.

Akhir kata, kami sampaikan selamat membaca!

Baca

Unduh

Buletin Kontemporer #15

  Salam Redaksi! Ketidak tahuan tentang sesuatu hanya membuat opini-opini liar, bahkan sampai menimbulkan suatu fitnah atau prasangka buruk terhadap suatu peristiwa. Kami sembagai lembaga pers mahasiswa selalu berusaha menjadi sumber informasi yang dibutuhkan mahasiswa, mencari klarifikasi isu-isu yang beredar di lingkungan kampus. Berusaha menjadi wadah aduan mahasiswa, tanpa intervensi dari institut, dan sebagai lembaga pers yang menaati kode etik jurnalistik. Pada buletin

Buletin Kontemporer #14

Salam Redaksi ! Kepedulian kita terhadap institusi tempat kita menimba ilmu, ditunjukan dengan cara mengingatkan birokarasi kampus yang lalim terhadap mahasiswanya. Memberi kritik dan saran, sudah menjadi tanggung jawab seorang mahasiswa, yang digadang-gadang menjadi agen perubahan. Tetapi tidak banyak mahasiswa yang berani mengungkapkan kritik dan saran tersebut. Ada banyak faktor yang membuat mahasiswa diam, acuh,

Buletin Kontemporer #13

Salam Persma! Menjalani keseharian sebagai sivitas akademika, pada dasarnya harus memiliki hubungan mutualisme antar berbagai pihak yang terkait di dalamnya. Hubungan tersebut bisa terjadi antara Rektor ISI Yogyakarta dengan wakil-wakilnya, maupun dengan pegawai, dosen, mahasiswa, serta siapa saja yang berperan sekecil apapun. Namun, apabila tidak terjadi keselarasan yang baik pada beberapa pihak, tentu saja akan

Buletin Kontemporer #12

Merangkum sejauh mana hajat-tahunan ISI Yogyakarta, yakni Dies Natalis XXXIII, LPM Pressisi kemudian menghadirkan liputan-liputan terkini dengan narasumber-narasumber terkait dan relevan. Mencakup persoalan sejumlah acara yang diselenggarakan lebih awal dari jadwal normal sejak tahun-tahun sebelumnya, alasan serta tujuannya, dan beberapa problematika kehidupan sivitas akademika agar tak begitu saja luput dari perhatian publik ditelan waktu. Download

Buletin Kontemporer #10

Bertepatan dengan ulang tahun Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang ke-32, Kontemporer hadir lagi bersama kalian di edisi spesial “Dies Natalis”. Edisi yang kesepuluh ini juga membahas kabarnya BEMI saat ini, komunitas Garda Blakang, pula Didik Nini Thowok yang hadir dalam rubrik Tokoh. Download