Seni Kanggo Sedulur Lombok

Pada hari Minggu tanggal 29 Juli 2018, gempa pertama terjadi di Pulau Lombok dengan skala 6,4 magnitudo. Pusat gempa terjadi di selat Sumbawa. Guncangannya besar, terutama di Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa bagian Barat dan sampai Pulau Bali bagian Timur. Dalam kesadaran kosmis masyarakat Sasak (tulisanya : Saq-Saq), setiap kali terjadi gempa berskala besar adalah

Belajar Cinta Lingkungan dari Octagon Syndrome

Pertunjukan dilakukan pada kondisi tidak nyaman dan lesehan. Mohon menyesuaikan. Kalimat tersebut bukan sekadar peringatan remeh. Pasalnya, selama pertunjukan penonton akan duduk di lantai yang dipenuhi beragam botol bekas dan bungkus plastik lainnya. Area pertunjukan pun disekat dengan bubble wrap yang panjang dan lebar. Selain ranjang dan pernak-perniknya, seluruh properti panggung juga dibuat dari sampah

Ratusan Bintang Bermunculan di Tengah Pertunjukan Hamlet

Yogyakarta, Sukses terselenggaranya pementasan kolosal Hamlet yang diadakan empat kali selama dua hari di Concert Hall Taman Budaya pada 6-7 Juli 2018 lalu, berhasil menghipnotis ratusan penonton. Pertunjukan berkonsep drama musikal berdurasi 90 menit ini dibawakan oleh mahasiswa jurusan teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta dengan penuh musik serta nyanyian. Dalam rangka pementasan Tugas Akhir (TA),

Sosialisasi Kompetisi dengan Diskusi : UOB Painting of the Year 2018

Yogyakarta, Diskusi “Eksplorasi Kultur Lokal dalam Kompetisi Seni”  diadakan oleh UOB, digelar di Bentara Budaya Yogyakarta, Kamis Sore (12/7/2018). Diskusi ini dimoderatori oleh Bambang Arsini Widjarnoko, bersama pembicara Kolektor Seni dan Pemilik Galeri, Edwin Raharjo. Seniman, Pemilik Cemeti , dan Founder Indonesian Visual Art Archive (IVVA), Nindityo Adipurnomo. Terakhir adalah Kurator dan Dosen Institut Seni

Screening Praktika Sesi I : Berbicara Lewat Sinema

Menginjak paruh akhir semester enam, mahasiswa Program Studi Film dan Televisi angkatan 2015 Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta diwajibkan membuat satu produksi film besar yang nantinya akan diujikan dalam bentuk Screening Praktika. Produksi film tersebut wajib diikuti oleh setiap mahasiswa yang mengambil penjurusan penciptaan seni mata kuliah Produksi Film. Dari mereka, terkumpul sebanyak tujuh judul film

Konflik Sosial dan Perspektif Wanita Paruh Baya

Bambang Sugiharto (seorang Guru Besar Estetika, mengajar di Universitas Parahyangan, ITB, dan UNNES), dalam pengantarnya di buku Krisis dan Paradoks: Film Indonesia karya Garin Nugroho dan Dyna Herlina S. mengemukakan bahwa film merupakan bentuk seni yang paling “menyerupai” gerak kehidupan itu sendiri. Ia hadir bagai sepotong kehidupan yang diambil dan ditayangkan di layar. Terlepas dari

Screening Praktika Berkualitas ala Mahasiswa Film dan TV

Mahasiswa Institut Seni Indonesia Yogyakarta jurusan Film dan Televisi angkatan 2015 mengadakan Screening Film Praktika dengan mengangkat tema Bersinergi pada Senin, 25 Juni 2018 lalu di IFI-LIP Yogyakarta. Praktika tersebut diadakan setiap tahunnya yang bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Produksi Film. Arfendo Windy Saputro, selaku ketua panitia menuturkan bahwa tema Bersinergi diambil secara dadakan

Seniman Afghanistan: Melukis Impian Damai

Lukisan pemuda asal Afghanistan ini mempunyai banyak makna dari berbagai simbol yang digambarkan; bebas namun memiliki keteraturan, serta gambaran kerinduan akan kehidupannya kembali. Filosofi kehidupan dari orang-orang bijak untuk membantu jiwa-jiwa bertumbuh dan mampu keluar dari  kepompong. Nuansa Timur Tengah digambarkan secara ciamik oleh Amin Taasha (23) dalam pameran yang bertajuk Iron Cocoon. Pameran tersebut