Buletin Kontemporer #16

Sudah seharusnya mahasiswa dan birokrat kampus berjalan berdampingan untuk saling melakukan kontrol terhadap satu sama lain. Dalam prosesnya, diperlukan adanya pengawasan, pemberian kritik, dan penilaian yang objektif terhadap mutu sistem birokrasi yang berjalan didalamnya. Kontribsusi setiap pihak dalam bentuk-bentuk tersebut, patutnya diperhatikan dan diberi ruang demi terciptanya perubahan yang lebih baik dan terus berkembang dalam relasi kehidupan birokrasi kampus.

Pada buletin edisi ke-16 ini, kami mengangkat tema “Rekapitulasi” untuk memberi gambaran dan informasi mengenai topik-topik penting yang terjadi sepanjang tahun 2019. Beberapa topik yang diangkat antara lain mengenai BIDIKMISI, Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), proses pemilihan Rektor Institut Seni Indonesia Yogyakarta dan beberapa tajuk lain yang kami maksudkan untuk memicu pertumbuhan iklim kampus yang progresif dan tidak menyimpang.

Akhir kata, kami sampaikan selamat membaca!

Baca

Unduh

Buletin Kontemporer #15

  Salam Redaksi! Ketidak tahuan tentang sesuatu hanya membuat opini-opini liar, bahkan sampai menimbulkan suatu fitnah atau prasangka buruk terhadap suatu peristiwa. Kami sembagai lembaga pers mahasiswa selalu berusaha menjadi sumber informasi yang dibutuhkan mahasiswa, mencari klarifikasi isu-isu yang beredar di lingkungan kampus. Berusaha menjadi wadah aduan mahasiswa, tanpa intervensi dari institut, dan sebagai lembaga pers yang menaati kode etik jurnalistik. Pada buletin

“Bara Lapar Jadikan Palu” : Genap Berusia 20 Tahun, Taring Padi Kembali ke Kampus

Dalam sejarah suatu komunitas yang terbentuk secara komunal, sebuah embrio tumbuh karena kondisi sosial yang semakin memburuk akibat dari akumulasi kekecewaan dan perlawanan terhadap rezim Orde Baru dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia yang kedua, yaitu Soeharto. Kala itu permulaan Orde Baru meletuskan angka-angka pertumbuhan makroekonomi yang sangat mengesankan. Namun, kebijakan-kebijakan tersebut menyebabkan ketidakpuasan pada masyarakat

Lulus Cepat Dipermudah, Otoritas Siapa?

Lulus cepat dengan status cum laude adalah impian semua mahasiswa, dan menjadi suatu kebanggaan jurusan yang telah mendidik mahasiswa dengan baik. Tetapi jika lulus cepat tanpa melengkapi syarat-syarat yang diatur oleh institusi apakah dibenarkan? Sedangkan syarat utama untuk lulus kuliah adalah mengambil mata kuliah Tugas Akhir (TA), dan untuk mengambil TA mempunyai syarat, salah satunya

Skenario Persiapan Akreditasi

Program Studi (Prodi) Desain Produk (Despro) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, pada tanggal 18 dan 19 Mei 2018 lalu menjalani proses akreditasi. Seperti kasus reakreditasi institut, pihak prodi juga mem-briefing beberapa mahasiswa guna mempersiapkan jawaban dari asesor. Mahasiswa yang dipilih untuk melakukan wawancara dengan asesor memiliki keaktifan baik, kritis, dan mampu berdialog dengan lancar. Beberapa

Menakar Sistem Seleksi Jalur SNMPTN

Tahun akademik 2018/2019 adalah tahun yang berbeda dengan tahun sebelumnya, karena Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mulai bergabung dengan sistem seleksi jalur  Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Atas dasar Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendididkan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, Peraturan Menteri

Reakreditasi : Mahasiswa Tidak Mau Ditunggangi

Tahun 2018 menjadi momentum bagi segenap masyarakat kampus untuk berbenah diri. Pada Senin (23/4) lalu, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengutus tim asesor untuk meninjau kembali performa kampus ISI dari berbagai aspek. Umumnya, akreditasi perguruan tinggi dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Drs. Anusapati, MFA selaku Pembantu Rektor III menerangkan bahwa ISI mendapat kesempatan spesial

Aliran Dana Kegiatan Mahasiswa

Alur pengajuan anggaran dana kegiatan yang digunakan untuk menyelenggarakan suatu kegiatan di ruang lingkup Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) melewati beberapa tahap. Pertama, mengajukan proposal ke bidang kemahasiswaan kampus yaitu ke ruang Pusat Informasi Kemah asiswaan/Kegiatan (PIK) dan Tata Usaha (TU). Kemudian, proposal yang diajukan ke TU harus d isertai surat pengantar untuk Pembantu Rektor III

Buletin Kontemporer #13

Salam Persma! Menjalani keseharian sebagai sivitas akademika, pada dasarnya harus memiliki hubungan mutualisme antar berbagai pihak yang terkait di dalamnya. Hubungan tersebut bisa terjadi antara Rektor ISI Yogyakarta dengan wakil-wakilnya, maupun dengan pegawai, dosen, mahasiswa, serta siapa saja yang berperan sekecil apapun. Namun, apabila tidak terjadi keselarasan yang baik pada beberapa pihak, tentu saja akan