ANALA DAN RENJANA: Kembalinya Pameran Perdana Fakultas Seni Media Rekam

YOGYAKARTA, PRESSISI – KREMA (Kreasi Mahasiswa) atau yang sebelumnya dikenal dengan sebutan PERDA (Pameran Perdana) kembali dilaksanakan pada tanggal 24-26 November 2021 oleh mahasiswa Fakultas Seni Media Rekam (FSMR) Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta angkatan 2020. Dilaksanakan selama tiga hari dengan sistem daring dan luring, pameran kali ini terdapat lebih dari 100 karya mahasiswa program

Review Pameran “Spectrum of Conflict”

Pameran “Spectrum of Conflict: Tegangan Luar dan Dalam” yang berlangsung pada 1-6 November 2021 di Galeri Fajar Sidiq ISI Yogyakarta ini mengangkat tema “Konflik” dalam penyelenggaraannya. Berlatar belakang dan berkaca pada segala konflik dan permasalahan yang ada, sebanyak dua puluh lima perupa mempresentasikan segala keresahan dan kegundahan mereka dalam bentuk karya seni visual. Sudut pandang

Dilaksanakannya ARTJOG MMXXI: Arts in Common – Time (to) Wonder Seri Dua.

Pameran seni kontemporer “Artjog” adalah pameran seni yang diadakan setiap tahunnya pada kisaran Bulan Mei. Juni, atau Juli di Kota Yogyakarta. Pameran yang dibentuk oleh Heri Pemad ini memiliki banyak peminat dan tidak pernah sepi oleh pengunjung. Artjog menyajikan pameran yang terkesan unik dengan tema yang berbeda di tiap tahunnya, ruang pada pameran Artjog adalah

Kustomfest 2020 Unrestricted — Pandemi Bukan Penghalangan untuk Tetap Berkarya

Kustomfest merupakan event otomotif yang setiap tahunnya diselenggarakan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dikalangan para pencinta kustom kultur , event ini sering disebut sebagai lebaranya para pecinta kendaran kustom, dari kendaran roda dua sampai roda empat berkumpul di acara ini untuk bersenang-senang, melihat, dan berkompetisi memamerkan hasil karyanya. Akan tetepi pada tahun 2020 tanah air yang

Pameran (Finding Horizon) “Perahu Sudah Berlayar, Dermaga Sudah Kita Bakar”

Dalam suasana serba keterbatasan pada masa pandemi Covid-19 masih melanda dunia secara global, karya seni menjadi harapan bagi manusia untuk tetap berani mengatakan “ya” pada kehidupan dan menjadi manusia “waras” melalui fungsi therapeutic-nya. Pameran “Finding Horizon” adalah salah satu “perahu” yang berlayar dari para seniman muda dalam samudera kesenimanannya. Pameran “Finding Horizon” diselenggarakan oleh seluruh

Karya seni ISI Yogyakarta diterbangkan ke Pameran Internasional di Shanghai

Lima karya seniman dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta diterbangkan ke pameran karya seni internasional di Kota Shanghai, jantung seni Tiongkok. Menurut Konsul Jenderal RI di Shanghai, Deny Kurnia, lima karya tersebut memikat pihak Shanghai Art Collection Museum (SACM) selaku penyelenggara “11th Internasional Exhibition of Tradisional Fine Arts” yang digelar pada Kamis kemarin (10/6) hingga

Kenyamanan ‘Semut’ dalam Kemapanan Oportunis

Menjelang akhir tahun, sebuah Pameran Tunggal Karya Seni Rupa beratmosfer kritis diselenggarakan di Greenhost Boutique Hotel. Sebagai penutup tahun 2018 sekaligus menyambut tahun 2019, Iqro Akhmad Ibrahim bermaksud menghadirkan serangkaian clue untuk memantik rasa penasaran setiap pengunjung pameran agar mempertanyakan kembali segala sesuatu di lingkungan masing-masing. Lewat karya-karyanya di pameran tunggal ini, Iqro membawakan tema

“Bara Lapar Jadikan Palu” : Genap Berusia 20 Tahun, Taring Padi Kembali ke Kampus

Dalam sejarah suatu komunitas yang terbentuk secara komunal, sebuah embrio tumbuh karena kondisi sosial yang semakin memburuk akibat dari akumulasi kekecewaan dan perlawanan terhadap rezim Orde Baru dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia yang kedua, yaitu Soeharto. Kala itu permulaan Orde Baru meletuskan angka-angka pertumbuhan makroekonomi yang sangat mengesankan. Namun, kebijakan-kebijakan tersebut menyebabkan ketidakpuasan pada masyarakat

Seniman Afghanistan: Melukis Impian Damai

Lukisan pemuda asal Afghanistan ini mempunyai banyak makna dari berbagai simbol yang digambarkan; bebas namun memiliki keteraturan, serta gambaran kerinduan akan kehidupannya kembali. Filosofi kehidupan dari orang-orang bijak untuk membantu jiwa-jiwa bertumbuh dan mampu keluar dari  kepompong. Nuansa Timur Tengah digambarkan secara ciamik oleh Amin Taasha (23) dalam pameran yang bertajuk Iron Cocoon. Pameran tersebut

Salatiga Coret, Menggambar Tiada Henti

Lebaran Seni 2018 telah dimulai. Seperti di tahun-tahun sebelumnya, ada banyak sekali pameran seni yang digelar secara paralel. Yogyakarta kembali menjadi pusat perhatian penikmat seni kontemporer. Pada Minggu (6/5), pameran seni rupa bertajuk Nggambar Rabarbar dibuka di Sesama Art Space. Pameran ini menampilkan karya-karya seniman muda asal Salatiga, antara lain; Andryan Ade, Bio Andaru, Dimas