Raden Saleh, Sang Pelopor Seni Rupa Modern

Sekitar 170 tahun yang lalu, Raden Saleh membawa lukisan termahsyurnya yang menggambarkan penangkapan Pangeran Diponegoro di Magelang. Lukisan itu ia persembahkan kepada Raja Belanda Willem III (memerintah tahun 1849-1890), sebagai tanda terima kasihnya atas pendidikan yang didapatnya selama hampir 23 tahun di Eropa. Menurut Mikke Susanto, dosen Program Studi Tata Kelola Seni, Fakultas Seni Rupa

GERAKAN SUKARELA STAFF PENGAJAR DAN ALUMNI FSMR

Masuknya pandemi COVID-19 ke Indonesia telah memberikan pengaruh signifikan di berbagai bidang. Terutama di bidang sosial ekonomi dan pendidikan. Sekolah serta universitas terpaksa diliburkan, demi memutus penyebaran virus corona. Kegiatan belajar-mengajar pun terpaksa dilakukan secara daring. Meskipun proses kuliah telah dilakukan secara daring, masih banyak mahasiswa perantau Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta yang memilih untuk

Seni dan Spiritualitas Majelis Dzikir & Solawat Masjid Al Muhtar ISI Yogyakarta

Majelis Dzikir & Solawat Masjid Al-Muhtar Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mengadakan sebuah ruang diskusi dengan tema Seni & Spiritualitas (Seni, Tasawuf, dan Historis) dalam rangka mengenang 40 hari wafatnya Gus Sholahuddin Wahid pengasuh Pondok Pesantren (PP) Tebu Ireng, Dra. Pandansari Kusumo, M.Sn. kaprodi Desain Produk ISI Yogyakarta, dan Danang H.P alumni jurusan Seni Grafis

Panggilan Jiwa Laksmi Siteresmi

Laksmi Siteresmi, wanita kelahiran Yogyakarta ini meyempatkan waktunya untuk bercerita dengan tim Pressisi pada hari Senin (30/04/2018) di kediamannya (Sambilan Organizer & Art Studio). Terlahir dari Ayah dan Ibu seorang pengajar, bukan berarti Laksmi Siteresmi tak mempunyai bakat melukis. MELUKIS DAN PENDIDIKAN Bakat melukisnya terlihat saat ia masih kecil. Pada saat duduk di kelas dua