“Bara Lapar Jadikan Palu” : Genap Berusia 20 Tahun, Taring Padi Kembali ke Kampus

Dalam sejarah suatu komunitas yang terbentuk secara komunal, sebuah embrio tumbuh karena kondisi sosial yang semakin memburuk akibat dari akumulasi kekecewaan dan perlawanan terhadap rezim Orde Baru dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia yang kedua, yaitu Soeharto. Kala itu permulaan Orde Baru meletuskan angka-angka pertumbuhan makroekonomi yang sangat mengesankan. Namun, kebijakan-kebijakan tersebut menyebabkan ketidakpuasan pada masyarakat

Majalah Art Effect #9

SALAM REDAKSI Perkembangan kehidupan umat manusia dalam semua bidang tidak terlepas dari literasi, termasuk dalam dunia kesenian dan kebudayaan. Sehingga ilmu dalam semua bidang dapat dikembangkan generasi selanjutnya untuk menciptakaan suatu inovasi baru. Kita tidak dapat membayangkan, bagaimana kehidupan ini berkembang tanpa literasi, yang menghasilkan literatur tekstual maupun nontekstual seperti lukisan, foto, suara, relief, dan

Seni Kanggo Sedulur Lombok: Acara Kemanusiaan Berbalut Seni

Seni Kanggo Sedulur Lombok menjadi hiburan sekaligus panggung solidaritas dengan menitikberatkan pada pengaruh signifikan acara-acara seni (pementasan teater, drama, atau tari; pertunjukan musik; penayangan film; pantomim; orasi-orasi sastra; maupun pelbagai bentuk seni lain) yang selalu memiliki fungsi ganda. Sebagai bentuk tanggung jawab atas kehadirannya, para pelaku seni, budayawan, dan akademisi di DI Yogyakarta bekerja sama

Pre Order Majalah Art Effect #9

PRE ORDER MAJALAH ART EFFECT #9 DIBUKA! – Salam budaya! Salam literasi! Segera Terbit, Majalah Art Effect #9 dengan tema “LITERASI SENI”. – Segera dapatkan edisi baru ini dengan cara memesannya dan membeli dengan harga cuma Rp 25.000,- saja. Mau? – Silakan kirim pesan melalui WA / SMS dengan format pemesanan: Nama (spasi) Jurusan dan Kampus / Insitusi (spasi)

Ratusan Bintang Bermunculan di Tengah Pertunjukan Hamlet

Yogyakarta, Sukses terselenggaranya pementasan kolosal Hamlet yang diadakan empat kali selama dua hari di Concert Hall Taman Budaya pada 6-7 Juli 2018 lalu, berhasil menghipnotis ratusan penonton. Pertunjukan berkonsep drama musikal berdurasi 90 menit ini dibawakan oleh mahasiswa jurusan teater Institut Seni Indonesia Yogyakarta dengan penuh musik serta nyanyian. Dalam rangka pementasan Tugas Akhir (TA),

Screening Praktika Sesi I : Berbicara Lewat Sinema

Menginjak paruh akhir semester enam, mahasiswa Program Studi Film dan Televisi angkatan 2015 Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta diwajibkan membuat satu produksi film besar yang nantinya akan diujikan dalam bentuk Screening Praktika. Produksi film tersebut wajib diikuti oleh setiap mahasiswa yang mengambil penjurusan penciptaan seni mata kuliah Produksi Film. Dari mereka, terkumpul sebanyak tujuh judul film

Lulus Cepat Dipermudah, Otoritas Siapa?

Lulus cepat dengan status cum laude adalah impian semua mahasiswa, dan menjadi suatu kebanggaan jurusan yang telah mendidik mahasiswa dengan baik. Tetapi jika lulus cepat tanpa melengkapi syarat-syarat yang diatur oleh institusi apakah dibenarkan? Sedangkan syarat utama untuk lulus kuliah adalah mengambil mata kuliah Tugas Akhir (TA), dan untuk mengambil TA mempunyai syarat, salah satunya

Buletin Kontemporer #14

Salam Redaksi ! Kepedulian kita terhadap institusi tempat kita menimba ilmu, ditunjukan dengan cara mengingatkan birokarasi kampus yang lalim terhadap mahasiswanya. Memberi kritik dan saran, sudah menjadi tanggung jawab seorang mahasiswa, yang digadang-gadang menjadi agen perubahan. Tetapi tidak banyak mahasiswa yang berani mengungkapkan kritik dan saran tersebut. Ada banyak faktor yang membuat mahasiswa diam, acuh,

Indahnya Lagu Italia dalam Konser From Italy With Love

Kelompok Kegiatan Mahasiswa Vokal (KKMV) kembali menggelar konser tahunan bertajuk From Italy With Love, Jumat (27/9). KKMV merupakan kelompok kegiatan mahasiswa Jurusan Musik yang mengambil mayor vokal, terutama vokal klasik. Konser diadakan di Concert Hall ISI Yogyakarta. Sesuai tajuknya, konser ini menampilkan berbagai lagu-lagu Italia dengan nuansa cinta. Untuk itu, panggung konser ini dibuat seromantis

Panggilan Jiwa Laksmi Siteresmi

Laksmi Siteresmi, wanita kelahiran Yogyakarta ini meyempatkan waktunya untuk bercerita dengan tim Pressisi pada hari Senin (30/04/2018) di kediamannya (Sambilan Organizer & Art Studio). Terlahir dari Ayah dan Ibu seorang pengajar, bukan berarti Laksmi Siteresmi tak mempunyai bakat melukis. MELUKIS DAN PENDIDIKAN Bakat melukisnya terlihat saat ia masih kecil. Pada saat duduk di kelas dua