Menjelajahi Habitat Artistik di Nandur Srawung #10

Pameran Nandur Srawung #10 yang merupakan Abstraksi Program NS X Habitat: Loka Carita, berlangsung dari tanggal 15 Agustus – 28 Agustus 2023 di Taman Budaya Yogyakarta ini menarik perhatian masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, bahkan turis mancanegara pun turut menghadiri pameran ini. Bukan hanya sekedar pameran, kegiatan yang diadakan selama berlangsungnya acara ini sangat sayang untuk

Meriahnya Pembukaan Nandur Srawung ke-10 Tahun 2023

Pada tanggal 15 Agustus 2023 Nandur Srawung mengadakan pembukaan pameran bertema “Habitat Lokacarita” yang betempat di Taman Budaya Yogyakarta dengan runtutan acara dan konsep artistik yang sudah matang disiapkan oleh para panitianya. Sebelum pembukaan secara resmi, Nandur Srawung mengadakan Preview VIP untuk mempertemukan seniman dengan stakeholder yang lain seperti Kepala Dinas Kebudayaan, Taman Budaya Yogyakarta,

Merayakan Vitalitas Seni Kontemporer Dalam Tiga Pameran Seni Rupa Kontemporer

Srisasanti Syndicate yaitu Srisasanti Gallery, Kohesi Initiatives, dan STEM Projects akan menggelar tiga pameran seni rupa kontemporer di Galeri R.J. Katamsi ,Institut Seni Indonesia Yogyakarta sebagai bentuk komitmen mereka untuk mendukung ekosistem seni rupa Indonesia. Pameran baru akan dibuka pada 7 Juli pada pukul 17.00 dan dibuka untuk publik dari tanggal 8 Juli hingga 13

Kerajinan yang Harus Dilestarikan dari Desa Terpencil

BOGOR, PRESSISI _  Kerajinan tangan  pada suatu daerah menjadikan nilai jual kepada wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut. Kerajinan tangan ini terbuat dari bambu yang tentunya memiliki keunikan tersendiri, di Indonesia terdapat banyak kota besar yang memilih kerajinan tangan dari bambu. Banyak pengerajin bambu di kota-kota besar salah satunya daerah Kabupaten Bogor di kecamatan Pamijahan,

Mengenang Kembali Sosok Djaduk Ferianto Melalui Rumah yang Menjadi Ciri Khas Keunikannya.

Sudah hampir menginjak dua tahun sejak kepulangan salah satu seniman, musisi, sekaligus aktor Indonesia, Gregorius Djaduk Ferianto. Djaduk Ferianto, sebagaimana ia biasa dipanggil, lahir 19 Juli 1964 di Yogyakarta. Beliau merupakan anak dari seniman Bagong Kussudiardja sekaligus adik kandung dari Butet Kertaradjasa. Selepas SMA, Djaduk mengambil jurusan Seni Rupa dan Desain di Institut Seni Indonesia

Kenyamanan ‘Semut’ dalam Kemapanan Oportunis

Menjelang akhir tahun, sebuah Pameran Tunggal Karya Seni Rupa beratmosfer kritis diselenggarakan di Greenhost Boutique Hotel. Sebagai penutup tahun 2018 sekaligus menyambut tahun 2019, Iqro Akhmad Ibrahim bermaksud menghadirkan serangkaian clue untuk memantik rasa penasaran setiap pengunjung pameran agar mempertanyakan kembali segala sesuatu di lingkungan masing-masing. Lewat karya-karyanya di pameran tunggal ini, Iqro membawakan tema

“Bara Lapar Jadikan Palu” : Genap Berusia 20 Tahun, Taring Padi Kembali ke Kampus

Dalam sejarah suatu komunitas yang terbentuk secara komunal, sebuah embrio tumbuh karena kondisi sosial yang semakin memburuk akibat dari akumulasi kekecewaan dan perlawanan terhadap rezim Orde Baru dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia yang kedua, yaitu Soeharto. Kala itu permulaan Orde Baru meletuskan angka-angka pertumbuhan makroekonomi yang sangat mengesankan. Namun, kebijakan-kebijakan tersebut menyebabkan ketidakpuasan pada masyarakat

Majalah Art Effect #9

SALAM REDAKSI Perkembangan kehidupan umat manusia dalam semua bidang tidak terlepas dari literasi, termasuk dalam dunia kesenian dan kebudayaan. Sehingga ilmu dalam semua bidang dapat dikembangkan generasi selanjutnya untuk menciptakaan suatu inovasi baru. Kita tidak dapat membayangkan, bagaimana kehidupan ini berkembang tanpa literasi, yang menghasilkan literatur tekstual maupun nontekstual seperti lukisan, foto, suara, relief, dan

Seni Kanggo Sedulur Lombok: Acara Kemanusiaan Berbalut Seni

Seni Kanggo Sedulur Lombok menjadi hiburan sekaligus panggung solidaritas dengan menitikberatkan pada pengaruh signifikan acara-acara seni (pementasan teater, drama, atau tari; pertunjukan musik; penayangan film; pantomim; orasi-orasi sastra; maupun pelbagai bentuk seni lain) yang selalu memiliki fungsi ganda. Sebagai bentuk tanggung jawab atas kehadirannya, para pelaku seni, budayawan, dan akademisi di DI Yogyakarta bekerja sama

Sosialisasi Kompetisi dengan Diskusi : UOB Painting of the Year 2018

Yogyakarta, Diskusi “Eksplorasi Kultur Lokal dalam Kompetisi Seni”  diadakan oleh UOB, digelar di Bentara Budaya Yogyakarta, Kamis Sore (12/7/2018). Diskusi ini dimoderatori oleh Bambang Arsini Widjarnoko, bersama pembicara Kolektor Seni dan Pemilik Galeri, Edwin Raharjo. Seniman, Pemilik Cemeti , dan Founder Indonesian Visual Art Archive (IVVA), Nindityo Adipurnomo. Terakhir adalah Kurator dan Dosen Institut Seni